
TVRINews, Jakarta – Galeri Demono di Jalan Surabaya No. 34, Menteng, Jakarta Pusat, menampilkan tiga ruang pamer yang memperlihatkan perjalanan hidup Dewi Motik Pramono (Demono) dari masa muda hingga sekarang. Sebagai seniman, penyair, dan entrepreneur, Demono selalu mendokumentasikan karirnya melalui agenda harian, foto, dan koleksi benda berharga yang memiliki nilai dalam kehidupannya.
Ruang pertama, atau ruang Linimasa, menyimpan arsip catatan pribadi, foto, surat, dan memorabilia Demono dari masa muda hingga kini. Ruang kedua menampilkan koleksi pribadi Demono, seperti buku, lukisan, dan kain nusantara. Sementara itu, ruang ketiga mencerminkan pribadi Demono sebagai inspirator bagi generasi berikutnya, dengan nuansa kamar pribadi yang mencakup lipstik merah dan parfum melati.
Koleksi galeri Demono meliputi buku harian, surat pribadi, foto, lukisan, dan wastra Indonesia sejak debutnya dalam dunia seni, pendidikan, dan kewirausahaan. Lukisan diri Demono karya Basuki Abdullah serta karya wastra Indonesia karya Iwan Tirta dipamerkan pada pembukaan galeri pada 8 Mei 2024. Koleksi lukisan karya maestro lainnya, seperti Jeihan, Antonio Blanco, Koempoel Sujatno, Maria Tjui, dan I Nyoman Merta, juga akan ditambahkan dalam waktu dekat.
Baca lengkapnya di nasional.tvrinews.com