Di usia yang masih sangat belia, 15 tahun, Ibu Dewi Motik sudah menekuni dunia seni tari. Bukan sekadar hobi, menari adalah caranya mencintai identitas bangsa sejak dini.
Latihannya tidak main-main. Mereka dipersiapkan tampil di panggung dunia: New York World’s Fair (NYWF) 1964. Gladi resik dilakukan langsung di Istana Bogor, membawa harapan besar untuk mengharumkan nama Indonesia di Amerika Serikat.
Namun, koper-koper itu tak pernah sampai ke New York, karena situasi politik tanah air sedang memanas. Keputusan Bung Karno memboikot Amerika Serikat membuat Indonesia batal mengirimkan delegasinya.
Meski batal terbang ke New York, kebanggaan pernah terpilih menjadi ‘Penari Istana’ tetap abadi.Sebuah kepingan sejarah unik dari perjalanan masa remaja Ibu Dewi Motik.