Tahun 1971, Dewi Motik di usia 22 tahun terpilih sebagai delegasi Indonesia ke Japan Junior Chamber of Commerce, sebuah forum internasional bagi calon pemimpin muda.
Media Jepang menyorot penampilannya yang membalut Selendang Songket Palembang di layar tv mempromosikan Wastra ke panggung global. Definisi personal branding dan diplomasi budaya yang jenius!
Japan Junior Chamber (JC) sudah berdiri sejak 1949 dan saat itu telah memiliki puluhan ribu anggota pebisnis muda berusia 20–40 tahun dari seluruh dunia, termasuk Dewi Motik.
Bangga pada budaya sendiri, namun tetap menghormati tuan rumah. Dewi Motik tampil anggun mengenakan kimono, setelah mempelajari langsung tradisi Jepang dari asalnya.